Detik ini, menit ini, dan hari ini hanya aku jalani seperti air yang mengalir. Saat mengalir, air terkadang melewati batu, melewati celah yang sempit bahkan air terjun yang membuatnya terjatuh.
Namun semua itu akan bermuara pada laut, sama seperti kehidupan yang melalui banyak kesedihan dan kebahagiaan. Semula aku menyetujui bahwa sehabis tertawa akan ada airmata yang mengalir. Tapi sekarang kalau harus ketawa, aku akan tertawa, klo harus menangis ya menangis.Itu semua karena aku belajar untuk ikhlas, setiap tawa, airmata,bahagia,sedih, dan gagal semua itu akan indah bila dijalani dengan sebuah ke ikhlasan.
Dibalik tawa dan bahagia ada syukur yang tiada hingga kepada Sang Pengasih dan Penyayang, dibalik sedih,airmata dan kegagalan ada pelarajan yang indah setelahnya. Ya, hidup lebih indah dijalani bila kita yakin dalam melangkah diiringi doa serta tawakal dan berujung pada sebuah keikhlasan.
Yang kulakukan sekarang adalah berusaha menata hati,pikiran dan perasaan. Kisah cinta yang lalu dijadikan pelajaran berharga untukku. Mengharapkan sesuatu yang berlebih apalagi masalah cinta, hanya menghasilkan mimpi yang berujung airmata saja. Aku belajar ikhlas melepas rasa cintaku, cinta yang tak terucap dan hanya ada dalam mimpiku.
Aku percaya akan ada seseorang di suatu tempat yang tercipta untukku, yang akan menjadi imam dalam hidup dan sholatku, menjadi tempat untuk bercerita dan diskusi, menjadi guru yang mampu menasehati saat aku salah. Suatu saat nanti wajah di balik awan itu akan nampak, dia akan datang dengan cinta yang indah. Aku percaya...
Namun semua itu akan bermuara pada laut, sama seperti kehidupan yang melalui banyak kesedihan dan kebahagiaan. Semula aku menyetujui bahwa sehabis tertawa akan ada airmata yang mengalir. Tapi sekarang kalau harus ketawa, aku akan tertawa, klo harus menangis ya menangis.Itu semua karena aku belajar untuk ikhlas, setiap tawa, airmata,bahagia,sedih, dan gagal semua itu akan indah bila dijalani dengan sebuah ke ikhlasan.
Dibalik tawa dan bahagia ada syukur yang tiada hingga kepada Sang Pengasih dan Penyayang, dibalik sedih,airmata dan kegagalan ada pelarajan yang indah setelahnya. Ya, hidup lebih indah dijalani bila kita yakin dalam melangkah diiringi doa serta tawakal dan berujung pada sebuah keikhlasan.
Yang kulakukan sekarang adalah berusaha menata hati,pikiran dan perasaan. Kisah cinta yang lalu dijadikan pelajaran berharga untukku. Mengharapkan sesuatu yang berlebih apalagi masalah cinta, hanya menghasilkan mimpi yang berujung airmata saja. Aku belajar ikhlas melepas rasa cintaku, cinta yang tak terucap dan hanya ada dalam mimpiku.
Aku percaya akan ada seseorang di suatu tempat yang tercipta untukku, yang akan menjadi imam dalam hidup dan sholatku, menjadi tempat untuk bercerita dan diskusi, menjadi guru yang mampu menasehati saat aku salah. Suatu saat nanti wajah di balik awan itu akan nampak, dia akan datang dengan cinta yang indah. Aku percaya...
untuk cintaku,kakakku:
Aku hanya ingin yang terbaik untukku dan kamu, aku bahagia bila kamu bahagia karena itulah cintaku. Aku mencintaimu dalam diam dan heningku.
Andai kamu tahu, aku bangga melihatmu saat ini, teruslah menjadi bintang yang indah di langit, agar aku bisa memandangimu dari bumi yang kupijak, karena aku mencintaimu dengan caraku.
Aku hanya ingin yang terbaik untukku dan kamu, aku bahagia bila kamu bahagia karena itulah cintaku. Aku mencintaimu dalam diam dan heningku.
Andai kamu tahu, aku bangga melihatmu saat ini, teruslah menjadi bintang yang indah di langit, agar aku bisa memandangimu dari bumi yang kupijak, karena aku mencintaimu dengan caraku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar